"Skype" media pelepas kerinduan keluarga |
Keluarga bagi seorang prajurit TNI merupakan faktor
yang sangat penting. Apalagi bila si prajurit sedang melaksanakan tugas yang
lumayan jauh semisal tergabung dalam penugasan luar negeri. Dalam kondisi ini
maka untuk menjalin komunikasi dengan keluarga, umumnya para prajurit TNI ini
memanfaatkan sarana komunikasi yang ada seperti lewat Hand Phone (via BBM) atau
fasilitas lain yang dapat mendukung terjadinya komunikasi antara prajurit dan
keluarganya di tanah air.
Berskype sambil menyetrika baju |
Salah satu media komunikasi yang paling sering
digunakan prajurit TNI di daerah penugasan Lebanon adalah dengan menggunakan “skype”.
Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (Peer to Peer).
Program ini merupakan program bebas yang dapat diunduh (didownload secara
gratis) dan dibuat dengan tujuan untuk menyediakan sarana komunikasi suara
(voice) berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di
berbagai belahan dunia. Pengguna skype dapat berbicara dengan pengguna skype
lainnya dengan gratis alias tidak dipungut beaya, menghubungi telepon
tradisional dengan beaya (skyput), menerima panggilan dari telepon tradisional
(skypeln) dan menerima pesan suara. Aktifitas ini dapat didapatkan secara
gratis (untuk semua pengguna skype) dan berbayar bila skype digunakan untuk
menelepon ke pesawat telepon genggam. Komunikasi ini bisa dilangsungkan antar
pengguna (dua orang) sampai dengan lima orang sekaligus. Keuntungan lain dari
program skype ini adalah penggunaannya yang mudah. Untuk pengguna yang telah
biasa menggunakan pengiriman-penerima pesan instan internet, perangkat lunak
skype akan dirasakan lebih mudah. Pengguna hanya diharuskan untuk memiliki
komputer dengan spesifikasi teknis tertentu, headset yang memiliki mike dan
speaker serta sambungan internet. Kualitas yang
lebih baik dibandingkan dengan Voip pendahulunya. Kegunaan dasar
pembicaraan telepon melalui komputer di manapun pengguna berada (dengan koneksi
internet secara gratis).
Tampilan halaman skype di Notebook |
Untuk bisa akses internet, sebagian besar kami
menggunakan jasa Wifi yang merupakan
kependekan dari Wireless Fidelity
yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang
didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Awalnya Wi-Fi ini ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat
ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless
card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet
dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. Wifi
yang kami gunakan saat ini merupakan
bagian dari jaringan Alfa dengan beaya akses per bulannya sebesar 40 dolar.
Beaya ini biasanya ditanggung secara bersama untuk satu korimek (4-5 orang).
Dengan kemudahan dan kelebihan yang ditawarkan Skype
maka pada akhirnya skype ini jugalah yang menjadi salah satu media pelipur lara
bagi sebagian besar prajurit yang kini bertugas di Lebanon (termasuk juga
penulis). Dengan skype ini, kita bisa “chat video” secara bebas dengan keluarga
di tanah air, tanpa khawatir diganggu orang lain (setingannya disesuaikan,
misalnya hanya untuk kontak tertentu saja seperti keluarga yang dapat kita ubah
sewaktu-waktu sesuai kebutuhan).
Problem utama komunikasi dengan keluarga di tanah
air dengan menggunakan skype ini adalah, masalah waktu yang harus menyesuaikan
dengan kondisi kerja. Aku dan rekan-rekan di Korimek, hanya bisa melakukan
komunikasi dengan keluarga pada jam-jam tertentu seperti pagi jam enam pagi
hingga jam tujuh. Selanjutnya saat istirahat siang jam setengah satu hingga jam
setengah dua. Sedangkan saat pulang kerja sekitar jam enam, aktifitas berskype
dengan keluarga ini tidak bisa terlaksana, karena kondisi di tanah air yang
jelas sudah malam sekitar jam dua belas malam (disebabkan perbedaan zona waktu
yang berbeda antara Jakarta (GMT+2) dengan waktu Lebanon, Beirut (GMT+7).
Meskipun pada saat-saat tertentu seperti hari libur, kegiatan ini bisa
terlaksana dengan melakukan perjanjian terlebih dahulu dengan keluarga yang ada
di tanah air.
| Keluargaku di Indonesia |
Beberapa hal yang menarik dari aktifitas berskype ria
dengan keluarga ini adalah ketika semua orang yang ada di satu korimek
melaksanakan aktifitas skype secara bersamaan. Bisa dibayangkan, bagaimana
ramainya suasana korimek apabila semua penghuni berbicara dengan keluarganya
masing-masing. Ada yang sedang bercengkerama dengan pacarnya (bagi rekan yang
belum berkeluarga atau masih bujangan), ada yang sedang menasehati anaknya yang
kelewat bandel setelah ditinggal tugas oleh bapaknya, ada yang pusing
memikirkan anaknya yang sedang sakit hingga ada pula yang berkomunikasi tentang hal-hal
kecil sesuai dengan kepentingan si prajurit masing-masing.
Bagiku sendiri, skype ini merupakan jembatan
komunikasi yang sangat bermanfaat untuk mengisi waktu senggang dan juga sebagai
sarana untuk melepas kejenuhan dan kerinduan dengan keluarga yang ada di tanah
air. Lewat skype ini aku bisa bertukar informasi, bersenda gurau dengan
keluarga, serta juga sebagai sarana
“kendali” untuk membina keharmonisan keluarga. Bahkan dalam beberapa kesempatan
lewat skype ini, aku dapat secara langsung membantu anakku sulung (Talita
Tsabitah Syafanti-9 th) mengerjakan PR sekolahnya serta juga membantu si kecil
yang lucu, Vio Sandya Yoghama (3,9 th) menggambar beberapa gambar kesukaannya.
***
No comments:
Post a Comment