![]() |
Salah satu tugas MCOU dalam menyampaikan pesan perdamaian ke warga Lebanon |
Agar gambaran tentang MCOU tidak
terpotong maka sebelum melangkah tentang tugas dan fungsi MCOU Unifil di mana
aku berada di dalamnya, ada baiknya aku kasih prolog gambaran awal terbentuknya unit kecil di Unifil yang
diberi nama MCOU itu. Seperti kita ketahui konflik
yang berkepanjangan di wilayah Lebanon melahirkan beberapa Resolusi Dewan
Keamanan PBB diantaranya tahun 2004
lahir United Nation Security Council Resolution (UNSCR) bernomor 1559. Dalam
Resolusi ini disepakati untuk mengakhiri konflik dengan melucuti senjata yang berada di milisi-milisi dan menarik
mundur pasukan Israel dari wilayah Lebanon. Berikutnya karena konflik tetap
tidak bisa dihentikan, untuk kedua kalinya Dewan Keamanan PBB mengeluarkan
Resolusi. Resolusi kedua ini dikeluarkan pada tahun 2006 (UNSCR 1701). Untuk menjaga proses
perdamaian di wilayah Lebanon maka PBB memberikan kuasa kepada UNIFIL (United Nation Interim Force in Lebanon),
untuk menjalankan Mandat UNSCR 1701.
![]() |
Area Operasi Unifil di Lebanon |
Untuk mengetahui tingkat
keberhasilan peran dan tugas serta efektifitas kegiatan pasukan PBB di wilayah
operasi Lebanon Selatan, maka Unifil membutuhkan informasi akurat yang berkaitan tentang persepsi dan
penilaian masyarakat terhadap UNIFIL, agar dapat dilakukan tindakan atau upaya
didalam menindaklanjuti persepsi dan penilaian tersebut melalui kegiatan propaganda. Untuk merealisasikannya,
Unifil akhirnya membentuk suatu unit kecil yang bertugas mencari informasi tingkat
persepsi dan penilaian masyarakat serta melakukan propaganda terhadap peran
UNIFIL. Satuan kecil ini selanjutnya dikenal dengan sebutan MCOU (Military Community Outreach Unit). Dalam prakteknya, satuan ini harus
mampu melaksanakan interaksi dengan masyarakat dengan melakukan komunikasi
langsung terhadap masyarakat atau yang dikenal dengan istilah “Outreach” atau yang biasa dikenal
“komunikasi tatap muka (face to face
communication)”.
Secara umum tugas pokok MCOU (Military Community Outreach Unit)
adalah melaksanakan kegiatan interaksi dengan masyarakat melalui komunikasi
tatap muka (face to face communication)
yang bertujuan untuk mempengaruhi dan membentuk persepsi, tingkah laku dan
kebiasaan-kebiasaan tertentu masyarakat dan sasaran komunikan/TAs (Target Audiences) yang telah ditentukan
dalam rangka membantu tugas-tugas
UNIFIL untuk menerapkan UNSCR 1701,
khususnya dalam hal meningkatkan peran LAF sebagai komponen utama dalam
keamanan serta efektifitas keberadaan UNIFIL.
![]() |
Kantor MCOU di Naqoura, Lebanon |
Dari gambaran diatas maka dapat
disimpulkan bahwa tugas pokok MCOU adalah bagaimana mengetahui dan menilai
serta membentuk persepsi, tingkah laku dan kebiasaan masyarakat agar mereka
mengetahui, memahami serta menerima kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dibawah
UNIFIL sesuai dengan Mandat Resolusi dewan Keamanan PBB 1701 (UNSCR 1701). Sehingga dapat tercipta
stabilisasi di wilayah Lebanon Selatan dan mengedepankan LAF (Lebanese Armed Forces) sebagai komponen
utama dalam pertahanan dan keamanan Negara. Dalam melaksanakan tugasnya
ini, MCOU menerapkan cara yang paling tepat melalui
tatap muka dan cetak produk, berupa audio / video maupun produk lain yang dapat diterima masyarakat.
Organisasi
MCOU dibagi dalam 4 unit yaitu Ops/
Plan, Target Audience Analysis (TAA)/ Test & Evaluation (TE), Produk Development Media Centre (PDMC) dan Tactical
Community Outreach (TCOt). Saat ini MCOU dibawah
pimpinan seorang Mayor dari Italia dan wakilnya dari Indonesia dengan komposisi
personel, Indonesia 18 personel, Italia 6 personel dan 6 civilian Language
Assistant (LA) dari Lebanon. Untuk Indonesia, MCOU ini merupakan penugasan
ketiga (yang pertama Satgas MCOU Konga XXX-A, kedua XXX-B dan saat ini MCOU
XXX-C).
Khusus
untuk Indonesia, kedelapan belas personel tersebut adalah Letkol
Inf Mohammad Ilyas (Dansatgas- MCOU/ Deputy Chief Officer), Kapten Inf Roy
Fakhrul Rozi (TCOT B Leader), Lettu Inf Medwin Sangkakala (TAA/TE Deputy Chief),
Lettu Inf Nofry Albert Pratasik (TCOT
B), Lettu Inf Purwoko (Chief Ops Plan), Lettu Inf Rully Khaerul Basyar (Curops
So), Letda Chb Basuki (TE Specialist),
Letda Inf Zulhamsah Siregar (Plans So), Serma Ibnu Mahmuji (Vehicles Mechanic),
Serka Sumarlin Nasution (Senwo), Serka Mar M.Syafrudin, SH, MH (Deputy Print), Sertu
Hendra Kusuma (TCot B Driver), Sertu Wahidin Sutanto (Print Operator), Serda
Nieckson (Audio Video Operator), Serda Mes Suprapto (Audio Video Operator), Praka
Agus Haryanto (Tcot B Driver), Prada Susiswanto (DCO Driver) dan Prada
Fitriansyah (Print Operator Assistant).
18![]() |
18 Personel Satgas MCOU XXX-C |




mcou mantap
ReplyDeletemcou mantap surantap gagah bener euh...
ReplyDeleteTerima kasih mas. Salam Garuda!
ReplyDeletemantaaap !!! Bagaimana kabarnya ?
ReplyDeleteAlhamdulillah baik2 aja. Tks atensinya
DeleteSalam kenal pak M Syafrudin. Terimakasih sebelumnya, karena blog bapak sangat membantu saya untuk mengingat nama-nama tempat di Lebanon. Tahun 2010 saya sempat tinggal berpindah-pindah di markas FHSQ, Indobatt untuk kegiatan jurnalistik saya. Nah ini kantor sedang membuat buku tentang cerita kami sebagai wartawan saat meliput kegiatan. Salam kenal. Agung. GARUDA
ReplyDeleteSuami saya bulan dpn juga berangkat ke lebanon. Tergabung juga di MCOU. Senwo tugasnya apa ya pak ??
ReplyDelete